Penganugerahan Gelar Honoris Causa Pakde Karwo Dihadiri Khofifah dan AHY - Araaita.net

Breaking News

Thursday, 28 March 2019

Penganugerahan Gelar Honoris Causa Pakde Karwo Dihadiri Khofifah dan AHY

Dok. Araaita/Arfan
Soekarwo dan keluarga besar beserta Gubernur Jawa Timur dan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya saat sesi foto bersama.


Araaita.com - Setelah Imam Nahrawi yang menerima penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (HC)  pada Kamis, (14/9/17) silam dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), penganugerahan gelar Doktor HC dari UINSA pada Rabu, (27/03/19) diberikan kepada Mantan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.20 WIB ini, digelar di gedung Sport Center UINSA. 

Acara penganugerahan gelar kehormatan Doktor HC dihadiri oleh sejumlah tokoh. Seperti Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawarsa, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil dardak, selain itu hadir pula Komandan Kogasma Partai demokrat, Agus Harimukti Yudhoyono. 

Pengukuhan gelar kehormatan Doktor HC kepada Soekarwo, dikukuhkan secara langsung oleh Rektor UINSA, Masdar Hilmy. Melalui rekam jejak yang dilakoni pria berjulukan Pakde Karwo dalam memerintah Jawa Timur, dinilai layak untuk mendapatkan gelar ini. Selain itu, Soekarwo juga memiliki banyak karya ilmiah dalam bidang pendidikan agama Islam. 

“Saya Rektor UINSA, saya kukuhkan gelar Doktor Honoris Causa kepada Soekarwo dalam bidang pendidikan agama Islam,” kata Masdar saat memberikan pengukuhan. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah, menerangkan bahwa pemberian gelar kehormatan Doktor HC merupakan pengakuan dari kampus UINSA terhadap proses yang berangkat dari kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Jawa Timur sejak 2006.

“Dari masanya Pak Imam, kemudian dilanjutkan Pakde Karwo, dan pada saat kampanye yang lalu, saya dan Pak Emil menguatkan seperti pemberian beasiswa Mu’adalah ini baru dan beasiswa guru madin untuk S2 juga baru. Artinya, ada penguatan,” ujarnya. 

Khofifah melanjutkan, pesan khusus dari Pakde Karwo ditekankan pada pendidikan vokasi di pesantren. Supaya pendidikan di pesantren dapat dikuatkan. 

“Saya sudah mengkordinasikan pada Pak Syaiful, agar pendidikan vokasi yang diharapkan Pakde berjalan tahun ini,” ungkapnya. 

Menariknya, spiritual capital yang diinginkan oleh Soekarwo akan menjadi energi untuk Jawa Timur dan bangsa. Sedangkan sumber dari spiritual capital ini salah satunya ialah pesantren. 

“Sisi Spiritual Capital ini akan menjadi pendorong, motivasi dan energi positif yang dimiliki oleh bangsa dan Jawa Timur,” tutup. 
(Arfan)

No comments:

Post a comment