Perubahan Struktur Kepanitiaan, Ma’shum: Jumlah Panitia Dari Mahasiswa Ditingkatkan - Araaita.net

Breaking News

Thursday, 15 August 2019

Perubahan Struktur Kepanitiaan, Ma’shum: Jumlah Panitia Dari Mahasiswa Ditingkatkan

Dok. Araaita/Han
Puas: Ekspresi Ali Ma'shum yang ditemui di ruangan usai mengontrol hari pertama PBAK 2019

Araaita.net- Pelaksanaan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) diikuti oleh sekitar 4.448 Mahasiswa baru (Maba) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya yang digelar di halaman Twin Tower tetap berjalan sebagaimana mestinya, meskipun tidak dihadiri oleh Masdar Hilmy selaku rektor UINSA, Rabu (14/8/19).

Melihat fakta di lapangan, panitia yang bertugas pada PBAK tahun ini kembali mengalami perubahan. Di tahun 2018, mayoritas panitia PBAK diisi oleh Tenaga Pendidik (Tendik), dosen, dan minoritas dari mahasiswa. Sedangkan di tahun 2019, berdasarkan peraturan terkait PBAK dari Kementrian Agama (Kemenag), panitia yang terlibat memiliki presentase 10% dari total seluruh 4.448 maba. Melihat presentase tersebut, Ma’shum selaku Wakil Rektor (Warek) III mengatakan, ada sekitar 400 panitia yang terlibat dalam kegiatan PBAK tahun 2019. Rincian 400 panitia tersebut terbagi dalam 40% dari Tendik dan dosen, 40% dari Mahasiswa, dan 20% dari pimpinan.

“Untuk mengantisipasi pasifnya panitia yang terjadi di tahun lalu, kami meningkatkan jumlah mahasiswa untuk menjadi panitia,” papar Ma’shum.

Perubahan struktur kepanitiaan PBAK pada tahun ini merupakan hasil evaluasi pimpinan. Bahwa di tahun lalu lebih banyak mahasiswa diluar kepanitiaan menjadi volunteer disebabkan banyak tendik dan dosen yang kurang terlibat secara aktif.

“Di tahun lalu saya dengar malah banyak mahasiswa yang lebih aktif terlibat dalam kegiatan ini. Jadi, sekarang kita akomodir dan meningkatkan jumlah panitia dari mahasiswa,” lanjutnya.

Kurangnya keterlibatan mahasiswa yang menjadi panitia PBAK di tahun lalu dibandingkan dengan tahun ini, merupakan salah satu bahan evaluasi Warek III yang kurang mengerti terkait kondisi di kampus UINSA saat itu.

“Mohon maaf karena saya pada tahun kemarin baru masuk dan belum mengetahui kondisi kampus. Termasuk pembekuan Dema dan Sema itu. Bagaimanapun sikap mahasiswa, semuanya adalah anak kita,” sambung Ma’shum.

Hari pertama PBAK 2019, panitia yang terlibat tetap menjalankan tugas dengan baik sesuai job desk-nya masing-masing.

“Panitia terlihat kerja keras, sehingga acara terpantau lancar,” tutupnya.
(Arfan)

No comments:

Post a comment