Berorganisasi Tak Jadi Halangan Molor Skripsi - Araaita.net

Breaking News

Friday, 15 November 2019

Berorganisasi Tak Jadi Halangan Molor Skripsi

Senyum: irfan saat diwawancarai kru Araaita.net di Gedung Auditorium UINSA, Rabu (13/11)

Araaita.net- "Skripsi itu seperti orang pacaran, skripsi itu harus punya komitmen untuk dipegang," ucapan Irfan, mahasiswa lulusan terbaik Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) 2018, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya

Mahasiswa yang dulunya menempuh Program Studi (Prodi) Sosiologi tersebut memberikan tips bahwa dalam mengerjakan skripsi kita dituntut harus mempunyai komitmen.
"Skripsi tidak ke pegang kalo kita tidak punya komitemen untuk membuka laptop, terkadang kita membuka laptop lalu kita megang handphone lagi, pikiran kita kemana-mana" ucap laki-laki berjas hitam tersebut saat diwawancarai kru Araaita.net, Rabu (13/11).

Selain itu, Irfan memaparkaan bahwasannya menulis itu harus menjadi suatu kebutuhan dalam proses pembuatan skripsi. "Anggap saja skripsi itu kebutuhan," tambahnya

Dalam pengalamannya menulis skripsi, lelaki asal Bojonegoro ini menyarankan kepada mahasiswa penempuh semester tua agar  supaya menghindari pengerjaan dalam waktu yang mepet alias deadline. " Mindset kita lebih  sering menyelesaikan pekerjaan di deadline-deadline akhir, lha itu tidak untuk skripsi," jawaban santai mahasiswa angkatan 2015 tersebut

Selain harus komitmen, ia juga menganjurkan kita supaya harus menjadwalkan pengerjaan skrispsi secara konsisten. "Semisal satu hari kita mempunyai inspirasi ini kita tulis, kita habis melihat apa kita tulis, kita melihat fenomena sosial kita tulis lagi, nah kita jangan memegang di deadline akhir-akhir saja," ucapnya

Mendapatkan gelar terbaik bukan berarti ia hanya fokus pada kuliah saja, lelaki yang saat ini menempuh gelar megester tersebut, dulunya pun aktif mengikuti beberapa organisasi internal maupun eksternal diantaranya  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fisip , Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Sosiologi, Senat Mahasiswa (Sema) Fisip, Sunan Ampel Students From Bojonegoro (SASB), dan Generasi Baru Indonesia (Genbi), dan sekarang aktif di Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama' (PWNU) Jawa Timur. Meskipun ikut organisasi tersebut, ia masih bisa fokus mengerjakan skripsi dan lulus 3,5 tahun

domisioner Ketua HMP Sosiologi tersebut juga lebih menekankan kepada para mahasiswa  penempuh semester tua untuk lebih memenejemen waktu dalam menjalankan perkuliahannya. Apa lagi untuk Mahasiswa yang mengikuti berbagai organisasi dan menjadi aktivis. "Setiap kegiatan itu ada porsinya, akademis di mix dengan aktivis itu lebih baik, jangan sampai kita berat sebelah dalam menjalankannya," ujarnya

Irfan berpesan kepada mahasiswa yang sedang  menyelesaikan tulisan skripsinya agar tidak menunda-nunda pekerjaan. "Karna kita tidak bisa tau besok kita punya pekerjaan apa, dan hari esok kita tidak tau ada kejadian apa," pungkasnya. (Uma)

2 comments: