Empat Mahasiswa Bentuk Komunitas Aware Project dan Adakan Gerakan Senin Bersih - Araaita.net

Breaking News

Tuesday, 19 November 2019

Empat Mahasiswa Bentuk Komunitas Aware Project dan Adakan Gerakan Senin Bersih

Rizka Qusnul Qotimah

Eza (abu-abu) dan Sabira (merah)  sedang mengambili sampah di belakang Sport Center (Doc: Rizka Qunsul Qotimah/Arta)

Araaita.net – Senin (18/11) sebuah komunitas baru bernama Aware Project beranggotakan empat mahasiswa Universitas Islam Negri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Laretza, Sabira, Nurul, dan Hikma mengadakan gerakan “Senin Bersih”, dengan Laretza sebagai  penanggung jawab. Komunitas tersebut berangkat dari kesadaran mereka akan kebersihan kampus.

Laretza atau biasa disapa Eza, mengatakan bahwa memang komunitas ini masih baru, dan terbentuknya komunitas ini dari empat orang tersebut yang berdiskusi tentang permasalahan kampus.

“Ya kita ini masih baru. Kita awalnya ya ngomong-ngomong apa sih permasalahan yang lagi terjadi di kampus, lalu kita temukan masalahnya ada di kebersihan, kita kan UIN gitu. Risih gitu loh liatnya,” ucap perempuan berbaju abu-abu itu.

Sebelum acara Senin Besih tersebut dimulai, titik kumpul berada di depan gedung Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Gerakan ini dilakukan dengan mengambili sampah yang berserakan di sekitar area Sport Center (SC) dan Twin Tower.

Sayangnya gerakan tersebut belum banyak yang mengetahui karena Senin bersih masih menjadi proyek pertama komunitas tersebut, sehingga saat itu belum ada anggota baru yang mengikuti gerakan itu. Namun hal tersebut dapat dimaklumi oleh penanggung jawab, Eza.

Gerakan mengambil sampah itu dimulai sekitar pukul 10.25 WIB. Dengan membagi dua kelompok, Eza bersama Sabira membersihkan sekitar SC sedangkan Nurul dan Hikma membersihkan sekitar Twin Tower.

Bersih-bersih itu berlangsung hingga pukul 11.30 WIB siang, akan tetapi masih setengah area yang sudah dibersihkan dan menampung sampah hingga satu trash bag hitam.

Kebanyakan sampah di sekitar SC dan Twin Tower berupa sampah plastik, sedotan, dan puntung rokok. Setelah membersihkan setengah area, empat mahasiswa itu beristirahat dan menunaikan sholat dhuhur, serta berencana melanjutkan mengambili sampah pada sore harinya.

Eza berharap dengan adanya komunitas yang ia bentuk bersama teman-temannya dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa yang sadar dan peduli akan kebersihan kampus.

“Biar komunitas ini bisa menyampaikan kepedulian orang-orang yang mau peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar,” jawabnya.

No comments:

Post a comment