Hermawan: Hukum Tanpa Moral Tidak ada Artinya - Araaita.net

Breaking News

Saturday, 9 November 2019

Hermawan: Hukum Tanpa Moral Tidak ada Artinya

Pemateri saat menyampaikan materi dalam workshop dan pelatihan public speaking di aula lantai 4 FSH (Doc. Arta/Sachi).

Araaita.netHermawan selaku pemateri pertama dan dosen dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya itu menyampaikan materi tentang “Peran Etika dan Moral dalam Membangun Insan Hukum” dalam acara Workshop & Pelatihan Public Speaking yang diadakan oleh Senat Mahasiswa (SEMA) FSH di Aula lantai 4 FSH UINSA, Jumat (8/11).

Dalam acara yang diselenggarakan Senat Mahasiswa (SEMA) FSH, Pria yang juga menjadi Lawyer itu mengatakan apalah artinya hukum tanpa moral? Seorang praktisi hukum atau akademisi hukum kalau tidak mempunyai moral tidak ada artinya. 

“Hukum disini di bagi menjadi dua. Pertama praktisi hukum dan yang kedua akademisi hukum. Kedua hal tersebut kalau tidak punya moral maka tidak ada artinya,” ujarnya di depan peserta workshop.

Lelaki berjas hitam itu juga mengatakan sebuah hukum atau permasalahan itu tidak harus diselesaikan melalui pengadilan. Ia menginginkan agar menjadi seorang juru damai dan jangan menjadi provokator.

“Jadi kalau ada yang besengketa selesaikan secara kekeluargaan, ojok sampe di bengok-bengoki dan langsung bilang bawa ke polisi. Pertemukan dan mediasi kan selesai lalu jadi pahala,” harapnya.

Ia juga berpesan terhadap calon sarjana hukum atau yang sudah memiliki gelar sebagai sarjana hukum itu harus tatak (berani) dan jangan takut.

“Pesan saya kalau kamu gak tatak, kamu akan diinjak-injak walaupun kamu benar,” pungkasnya. (Sachi)

No comments:

Post a comment