Potensi dan Dampak Ekonomi Digital bagi Wirausahawan Indonesia - Araaita.net

Breaking News

Wednesday, 27 November 2019

Potensi dan Dampak Ekonomi Digital bagi Wirausahawan Indonesia

Reporter : Safira Astri Barliantin
Editor : Anna

Berdiri : Akhyari Hananto saat menjelaskan materi. (Doc. Safira/Arta).

Araita.net – Kegiatan literasi kewirausahaaan acara Santripreneur Expo yang diselenggarakan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan tema Mewujudkan Wirausahawan santri di Era Ekonomi Global dan Digital, turut mengundang dua pemateri sebagai pembicaranya, Selasa (26/11). 

Akhyari Hananto selaku narasumber pada kegiatan tersebut  sekaligus Founder good news from Indonesia dan good news di Asia sebagai pembicara mengatakan bahwa, ekonomi internet kita sangat berpotensial dan Indonesia telah memasuki Momentum Emas dalam pembentukan Aplikasi yang  dapat mengendalikan pasar Dunia. 

“Internet ekonomi kita besar sekali, tahun lalu perdagangan internet kita 27 miliar dollar itu hampir sama dengan ekonomi Kamboja dan Paraguay, Indonesia juga diprediksi pada tahun 2025 akan naik 27 kali lipat,” ucapnya. 

Ia juga menambahkan bahwa, Indonesia dapat menjadikan momentum ini sebagai kesempatan konektivitas tanpa batas, yang memungkinkan semuanya tersalurkan secara luas, dan mendunia untuk kemajuan ekonomi di masa depan dan menjadi penggerak bagi sektor- sektor lainnya, dan di lain sisi, Indonesia mempunyai beraneka ragam budaya yang menjadi nilai jual yang berpotensi. 

“Kita masuk ke momentum digital artinya dunia terbuka luas dan Indonesia juga mempunyai  kekuatan culture serta aktif dan kreatifnya pengguna digital di Indonesia yang berpotensi,” jelasnya. 

Di lain sisi Agus Lungtagalang selaku Kepala Humas dan Hukum Sistem Informasi di Kemenpora, sekaligus pemateri kedua justru mengatakan bahwa jika berbicara ekonomi digital, ada beberapa ketimpangan ataupun dampak dengan adanya internet. Selain menguntungkan, kita juga harus waspada. Jangan sampai terbuai dengan kemudahannya, melainkan juga harus melihat dari sisi sebaliknya, yaitu potensi yang dimilikinya. 

"Meskipun kita sekarang sudah dipermudah dengan adanya e-commers, dan lain sebagainya. Tapi kita juga harus bisa mengendalikannya, jangan terbuai,” tuturnya.

No comments:

Post a comment