Redaktur Mojok.co Berikan Tips Menulis Opini pada Festival Jurnalistik 2019 - Araaita.net

Breaking News

Wednesday, 20 November 2019

Redaktur Mojok.co Berikan Tips Menulis Opini pada Festival Jurnalistik 2019

Penulis : Fika Khoirotun Nisak

Opini : Audia menjelaskan tentang tips menulis opini (Doc. Arta/Fika)


Araaita.net – Dalam rangka “Festival Jurnalistik 2019” Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Solidaritas UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, gelar talkshow yang dihadiri oleh Mahasiswa UINSA dan LPM baik dari dalam maupun luar UINSA yang bertajuk “Sebuah Seni Untuk Beropini” dengan mendatangkan dua pemateri dari kalangan penulis media online Mojok.co Audian Laili dan Inez Kriya penulis DNK.ID.

Audian Laili atau akrab disapa Au mengatakan jika menulis opini tidak sekedar membicarakan hal - hal yang terjadi, tapi  juga ada poses berfikir kreatif yang didalamnya menuju untuk mengungkapkan argumen yang argumentatif.

“Karena menulis itu seni, apalagi opini,” jelas Redaktur mojok.co, Rabu (20/11).

Dalam kesempatan itu, Audian juga 
memberikan tips dalam teknik menulis sebuah opini. Menurutnya terdapat tujuh teknik penulisan opini yang baik. Pertama, sudut pandang dalam menulis opini harus jelas. Karena pada dasarnya penulis harus menguasai isu yang akan ditulis. 

"Semisal isu Salmafina Sunan pindah agama harus ditentukan terlebih dahulu yang akan dikomentari Salmafina apa Bapaknya harus jelas," tambahnya.

Kedua, Memiliki dasar yang kuat seperti contekan peristiwa dan harus ada pendahuluan dari topik yang akan  diangkat sehingga bisa menjadi acuan  dasar dalam menulis. Ketiga, menyederhanakan bahasa. Opini yang ditulis tidak menyiksa pembaca dengan menggunakan bahasa yang sederhana yang semua kalangan bisa memahami. 

"Karena bagaimana pembaca sependapat atau tidak dengan opini penulis, jika pembaca tidak memahami isi opini penulis," papar Audian.

Keempat, tidak terlalu banyak memasukkan literatur. Karena opini ini merupakan pendapat dari diri sendiri bukan dari pendapat orang lain. Kelima, membuat kerangka tulisan. Hal ini dimaksudkan agar tulisan tidak ngelantur dan membuat rancu.

"Kalo kalian terlalu banyak masukin pendapat orang lain namanya bukan opini tapi kumpulan-kumpulan pendapat," jelasnya.

Keenam, penulisan opini setidaknya ada subjek dan predikat, terdiri dari 10 kata, 3 kalimat sehingga pembaca tidak tersesat dengan opini penulis. Namun, aturan ini bisa saja diterapkan 
pada semua penulis. Dalam akhir talkshow nya, Audian juga menyampaikan jika dalam proses menulis selesaikan tulisan sampai akhir, jangan menulis sembari mengedit tulisan.

“Yang penting itu tulis saja semuanya entah bener atau salah itu udah urusannya editor,” pungkasnya dengan tertawa tipis.

Editor : Lutfatul Malihah

No comments:

Post a comment