Sejuta cinta untuk Derina - Araaita.net

Breaking News

Friday, 15 November 2019

Sejuta cinta untuk Derina


Oleh: Safira Astri Barliantin

Derina atau biasa dipanggil Derin seorang anak keterbelakangan mental  yang tidak mempunyai teman, dan selalu bermain sendiri dengan kesendiriannya, sampai pada suatu hari. dimana  dia muncul memberikan cinta dan rasa sayang pada derin, ntah bagaimana? orang itu tiba – tiba menghilang dan lenyap setelah memberikan cintanya yang sangat berarti. Siapakah orang tersebut dan bagaimana cara dia memberikan cintanya?.

Pada suatu hari yang mendung terlihat derin yang sedang bermain di taman bermain, dengan sekelompok anak yang mengganggunya, Lira yang melihat hal itu tidak tinggal diam saja melihatnya ia langsung bergegas kearah taman untuk mengusir pengganggu Derin.

“Hei kalian pergi sana ngapain gangguin anak ini,” seraya mengusir dengan melemparkan kerikil kecil pada anak anak nakal itu.

setelah anak – anak nakal itu pergi semua tiba – tiba derin juga pergi karena ketakutan, dan Lira pun menghentikannya.

“Hai, namaku Lira kamu mau main sama aku? aku gak jahat kok, aku bisa nemenin kamu main setiap hari, nama kamu Derin kan?,” sambil memegang tangan derin untuk menenangkannya. 

“Kamu mau main sama aku, iya iya iya iya hehehe aku mau,” dengan senang derin mengiyakannya.

Dikeseharian derin yang kesepian tiba tiba muncullah seseorang yang menghapus kesedihannya, ia adalah Lira. Lira sendiri adalah anak yang selalu riang dan memiliki banyak teman, ia kasihan melihat Derin yang selalu bermain sendiri dan selalu mendapat ejekan dari anak anak dilingkungan sekitarnya. Setelah kejadian tersebut setiap hari mereka selalu bermain bersama, dengan gembira di taman dekat komplek rumah mereka, banyak hal yang mereka lalui bersama setiap harinya, bahkan persahabatan mereka sangat erat, Lira pun selalu menjaga Derin dimana saja.

“Derin ayuk main ayunan disini, nanti biar aku yang dorongin,” memegang ayunan untuk mempersilahkan derin naik.

“Hehehehehehehe iya iya iya,” dengan cara khas derin berbicara.

“Enakan derin, mau lebih kencang lagi gak?,” sambil memegang ayunan untuk menggoyang – goyangkannnya lagi.

“Hihihihi asikk asikk asik ayuk kencangin,” seraya cengar cengir khas Derin.

Banyak kejadian menarik diantara mereka berdua, hingga kedua orang tua mereka pun sangat senang dengan persahabatan mereka, hingga pada suatu hari Lira yang selalu bermain dengan Derin tidak pernah terlihat lagi seolah hilang tanpa jejak, mungkinkah sesuatu terjadi pada Lira  itu yang selalu berada dipikiran Derin dan Derin pun kembali lagi pada kesendiriannya. tapi semua yang Lira berikan Padaya tidak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya, dan Derin selalu berharap bahwa  Lira akan kembali lagi untuk menemaninya. Karena ia telah memberikan sejuta cinta dan kasih sayangnya untuk Derin.

No comments:

Post a comment