Akuntan Era Milenial Ala Ardi Hamzah - Araaita.net

Breaking News

Friday, 6 December 2019

Akuntan Era Milenial Ala Ardi Hamzah

Reporter  : Sasa
Editor  : Rurun

Berdiri: Ardi Hamzah saat mengisi seminar nasional akuntansi di FEBI (Doc: Sasa/Arta)

Araaita.net – Kamis (5/12), Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi mengadakan seminar nasional bertemakan The End Of Accounting yang bertempat di ruang Al-Ghazali lantai 7 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Acara yang dimoderatori oleh Ajeng selaku dosen FEBI ini menghadirkan narasumber yaitu Ardi Hamzah yang merupakan Pengurus Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Jawa Timur, anggota Ikatan Ahli Ekonomi Islam, serta pengurus ikatan sarjana ekonomi Indonesia.

Sesuai dengan tema, Ardi Hamzah menjelaskan maksud dari The End Of Accounting bukanlah akhir dari seorang akuntan di era 4.0 ini, yang sebenarnya terjadi adalah bahwa peran akuntan sekarang hanya bergeser.

“Akuntan kini harus juga mempelajari skill dan kompetensi baru untuk menjaga relevansinya dengan perkembangan dunia,” jelas pria berbaju batik tersebut.

Menurut Ardi Hamzah sendiri, sebagai akuntan di era revolusi industri ini kita tidak boleh alergi terhadap teknologi atau buta teknologi, kita harus mampu mengikuti perkembangan jaman dengan mengasah skill-skill yang dibutuhkan untuk seorang akuntan. Adapun skill-skill tersebut yaitu analisis data, komunikasi yang memumpuni, membangun relasi, kreatif dan kritis, memiliki pemahaman bisnis serta menguasai teknologi.

“Kalau belajar akuntansi jangan hanya sekedar membuat angka atau memahami angka, tapi anda harus mampu membaca apa yang dibalik angka dengan adanya teknologi,” ungkapnya.

Xero Research pada tahun 2016 menyatakan prediksinya bahwa profesi akuntan dan pencatat administrasi akan menjadi salah satu prioritas yang akan digantikan oleh robot komputer. Lalu apakah profesi akuntan akan mati? Menurut Ardi Hamzah bisa iya, bisa tidak, kalau memahami akuntansi hanya sebatas robot teknologi maka akan mati.

“Dalam pidato saya selalu bilang, maka kalau ada sentuhannya, ada cara berpikirnya, anda mampu membaca apa yang diperoleh, maka akuntansi akan selalu ada.” pungkasnya.

No comments:

Post a comment