Amanda Nadzario : Ubah Mindset Insecure menjadi Bersyukur - Araaita.net

Breaking News

Wednesday, 11 December 2019

Amanda Nadzario : Ubah Mindset Insecure menjadi Bersyukur

Penulis: Fika Khoirotun Nisak
Editor: Khildah Fil Jannah

Amanda saat menjadi MC acara Talkshow Lapor Goes to Campus di Amphitheatre Rabu, (11/12) Doc. Rafika/Arta

Araaita.net –  Amanda Putri Nadzario juara 2 duta PTKIN se – Indonesia 2019 berpesan untuk selalu tersenyum agar mengubah mindset insecure atau keadaan gelisah  untuk menjadi pribadi yang senang bersyukur.

Talkshow berprestasi yang bertajuk "How to Rise After Fall" yang bertempat di ruang sidang Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) ini, ia menjelaskan keadaan insecure biasa terjadi ketika seseorang sedang berhadapan dengan banyak orang didepan publik.

"Biasanya ini terjadi kalo pas kita didepan umum mau berbicara," tutur mahasiswa KPI semester 7 tersebut.

Manda sapaan akrabnya memberikan tips sederhana untuk meminimalisir perasaan insecure ketika berada dihadapan orang banyak.

“Agar merasa lebih percaya diri anggap saja audiens itu adalah kecebong, jadi kelihatan lucu comel,” jelasnya dengan sedikit tertawa. Selasa (10/12).

Namun Amanda menambahkan kita tidak bisa terus - menerus menganggap audience sebagai kecebong. Seiring berjalannya waktu kita harus bisa menghadapi rasa insecure tersebut dengan percaya diri. Salah satunya bisa dimulai dengan tersenyum.

“Semakin bertambah umur kita harus menaklukan rasa itu dengan memanusiakan manusia, jadi awali dengan tersenyum,”tambahnya.

Selain itu, Amanda juga menegaskan yang membuat dirinya sampai dititik sekarang ini adalah perbanyak senyum, karena dengan tersenyum menurutnya akan membuat lebih bersyukur dan menebarkan energi positif.

“Manda bisa dititik seperti ini kuncinya harus selalu tersenyum dan kudu bersyukur,” tegasnya.

Dalam akhir talkshow nya Amanda juga mengatakan bahwasanya segala sesuatu itu harus dipersiapkan. Karena orang yang tidak tahan dengan pedihnya mencari ilmu dimasa muda dia tidak akan merasakan hidup dimasa tua.

“Dan kita harus mempersiapkan sesuatu apapun, sampai Tuhan menganggap layak dan memberi kesempatan,” pungkasnya.

No comments:

Post a comment