Inovasi Terbaru FDK, Ubah Kertas Skripsi Jadi A5 - Araaita.net

Breaking News

Friday, 6 March 2020

Inovasi Terbaru FDK, Ubah Kertas Skripsi Jadi A5

Reporter: Anik dan Rizka
Editor: Rurun

Skripsi baru kertas A5

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universtas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Melakukan gerakan inovasi terbaru yang dimulai sejak tahun ajaran (2019),yang diperuntukkan untuk mahasiswa semester akhir. Kebijakan tersebut merupakan kebijakan dekan FDK, mengubah penggunaan ukuran kertas skripsi yang awalnya menggunakan kertas ukuran A4 kini menjadi kertas ukuran A5.

Semua dosen telah mendukung adanya perubahan kertas A5 pada skripsi ini. Sebab sebelum penerapan penggunaan kertas A5 pada seluruh mahasiswa FDK, para dosen pembimbing skripsi mengadakan sosialisasi mengenai kebijakan tersebut.Sosialisasi itu bertujuan untuk mengkoreksi dan menimbang rencana perubahan tersebut dari berbagai sisi.

“Jadi semua dosen pembimbing itu dikumpulkan untuk sosialisasi ini, dan disitu kita pertimbangkan dan memperbaiki bagaimana nanti baik buruknya,” tutur Wakil Dekan 1 FDK, Moch. Choirul Arif,saat diwawancarai oleh kru Ara Aita.

Ia menjelaskan bahwa terdapat dua faktor diadakannya perubahan kertas ukuran A5 skripsi. Yang  pertama, kertas A5 merupakan usaha konkrit pengurangan penggunaan kertas di samping UINSA merupakan kampus dengan predikat ECO Campus.Selain itu, skripsi dengan kertas A5 yang dicetak bolak balik (bentuk booklet) diharapkan lebih efisien dan tidak memberatkan mahasiswa.

Faktor berikutnya, skripsi mahasiswa merupakan karya yang layak dalam segi substansi dan kognisinya untuk dibukukan. Harapannya karya mahasiswa tersebut (skripsi) mendapat predikat ISBN bahkan dapat menggaet label standart internasional, yang tidak hanya dikenal di kampus UINSA namun juga seluruh kacamata pendidikan dunia.

“Jadi harapannya karya mahasiswa ini bisa mendapat standar ISBN bahkan internasional, nanti skripsi akan diterbitkan dengan dua  nama, mahasiswa dan dosen pembimbingnya,” jelas pria berkacamata itu.

Ia menambahkan juga, dengan begitu berarti mahasiswa akan memiliki semacam saham pengembangan intelektual. Inovasi ini juga mengarah pada bangkitnya kelemahan fakultas, di mana karya-karya mahasiswa tidak dikenal luas walaupun sudah terdaftar dalam perpustakaan.

Pria berbaju putih tersebut juga mengungkapkan bahwa kampus UINSA telah tertinggal jauh dari kampus lainnya, sehingga perubahan ini diharap mampu mengejar ketertinggalan dari segi apapun.

Penggunaan kertas A5 pada skripsi telah diterapkan kepada seluruh mahasiswa FDK yang sedang menyelesaikan skripsi, sesuai dengan arahan dari dosen pembimbing skripsi.

Nyatanya hal ini telah membuktikan gerakan tersebut dinilai Wakil Dekan 1 FDK lebih efisien dan simple dari pada harus mengeluarkan kertas 200 sampai 300 lembar lalu dibiarkan begitu saja.

No comments:

Post a comment