LPM Al-Maslahah Gelar Bedah Buku Cerita Rakyat Tuban - Araaita.net

Breaking News

Friday, 10 July 2020

LPM Al-Maslahah Gelar Bedah Buku Cerita Rakyat Tuban

Reporter: Dede Rizqi Ramdani
Editor: Arfan

Tangkapan layar saat live di Instagram (Dok. LPM Ara Aita/Dede)

Araaita.net - Jumat (10/7), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Maslahah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar acara bedah buku melalui daring bertajuk 'Cinta dan Pengorbanan merupakan Satu Paket yang Tidak Bisa Terpisahkan'. Acara tersebut membedah sebuah novel yang berjudul 'Huning: Labuh Tresno lan Saboyo Pati' karya M. Nafi' Agus Setiawan.

Hanim Mumtaz Salsabila Alsana, Pimpinan Umum (PU) LPM Edukasi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) menjadi moderator dalam acara yang dimulai pukul 16.00 WIB itu. Acara yang disiarkan langsung melalui aplikasi media sosial Instagram tersebut sempat terhenti pada pukul 16.55 WIB dan dilanjutkan setelah adzan Maghrib.

Pamflet acara bedah buku Huning (Dok. Istimewa/@lpm_almaslahah)

Agus, penulis buku tersebut mengatakan bahwa novel yang Ia tulis terinsipirasi dari pementasan ludruk dan ketoprak tentang salah satu cerita rakyat di daerah Tuban.

"Iya saya rangkum kisah masa lalu, kemudian ditransformasikan ke masa sekarang, agar jalan ceritanya menarik bagi anak jaman sekarang," kata PU LPM Al-Maslahah periode 2018 tersebut.

Awalnya Ia hanya iseng-iseng menulis cerita karena bosan di rumah tidak bisa kemana-mana karena imbas dari pembatasan sosial yang berlaku. Namun, tulisannya tersebut mendapat respon baik dari teman-temannya. Lalu Ia coba untuk menerbitkan.

"Awalnya gabut saja, tapi akhirnya saya terbitkan juga," tuturnya.

Cover buku Huning (Dok. Istimewa)

Melalui buku ini, Pria yang tanggal kelahirannya bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia tersebut ingin menyampaikan tiga poin utama kepada para pembacanya.

Pertama, totalitas dalam berusaha, Ia mengajak semua orang, laki-laki maupun perempuan agar tidak mudah pasrah pada keadaan. Kedua, ekonomi, Ia mengatakan bahwa perekonomian masyarakat memiliki pengaruh dan kekuatan yang besar. Terakhir, pembangunan, Ia mengharapkan agar jika ada proyek pembangunan dimanapun tempatnya supaya tidak hanya melihat kepentingan bisnis saja, namun perhatikan juga kondisi masyarakat sekitar.

"Banyak, namun poin besarnya ada tiga, semoga tersampaikan," pungkasnya.

No comments:

Post a comment