Rektor UINSA ; Prof. Nur Syam Merupakan Participant Observation yang Baik - Araaita.net

Breaking News

Friday, 14 August 2020

Rektor UINSA ; Prof. Nur Syam Merupakan Participant Observation yang Baik

Reporter : Fika Khoirotun Nisak

Editor : Dede Rizqi Ramdani


Tangkapan layar Prof. Masdar Hilmy ketika menjadi pembicara. Jum'at (14/8)


Araaita.net
– Jumat (14/8), telah terlaksana acara Launching Nur Syam Centre dan Bedah Buku ‘Perjalanan Etnografi Spiritual’. Nur Syam Centre (NSC) sendiri merupakan pusat informasi yang dikelola oleh Prof. Dr. Nur Syam, M.Si Guru Besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Suarabaya. Acara tersebut dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Cloud mulai pukul 09.00 WIB dengan mengundang Rektor  UINSA Surabaya,  Prof. Masdar Hilmy, MA., Ph. D menjadi salah satu pembicara.


Pria yang kerap disapa Prof. Masdar itu menjelaskan bahwa, perspektif antropologi ataupun etnografi  merupakan salah satu mekanisme  meteorologi yang sangat penting dalam mengungkap fakta-fakta yang diamati yang kemudian disebut sebagai participant observation.


Participant observation yaitu perangkat metodologi yang sering kali disampaikan dan ditulis oleh participant observation pada umumnya, namun sangat sulit dipraktekkan. Tetapi Rektor UINSA ini menilai jika Prof. Nur Syam merupakan participant observation yang baik.


“Oleh Prof. Nur Syam ini benar – benar dibuktikan melalui hampir seluruh karyanya, bahwa beliau memahami betul bahkan menjiwai apa yg disebut participant observation,” tuturnya.


Dalam kesempatan itu, Prof. Masdar ini juga mengatakan apa yang diamati oleh Prof. Nur Syam menjadikan salah satu pelajaran bagi yang sedang mendalami dan mempelajari etnografi dan antropologi. Ia berpesan bahwa menjadi seorang peneliti itu tidak sebatas melihat, merekam, dan mendokumentasikan kedalam catatan penelitian, tetapi juga memberikan makna yang kemudian diobjektivasi dan di internalisasi kedalam kesadaran keberagamaan dan eksistensi dalam diri. 


“Memberikan kekhasan dari eksistensi diri kita yang bagaimana kita lihat dalam sehari–hari, setiap orang memberikan kenamaan yang berbeda–beda,” jelasnya.


Menjelang akhir pembicraaanya, Masdar Hilmy juga membacakan salah satu ayat Al- Quran, yaitu QS. Al - An'am ayat 11 yang menurutnya sesuai untuk refleksi sebagai cerminan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Prof. Nur Syam, yang telah melakukan safari untuk berfikir dan mengabadikan kedalam sebuah buku. 


Diakhir pembicaraanya ia juga mengucapkan selamat kepada Prof. Nur Syam yang telah meresmikan Nur Syam Centre dan dapat memberikan manfaat serta membuat keberagaman di tanah air semakin berkualitas. 


“Selamat telah me-launching Nur Syam Centre,” pungkasnya.

No comments:

Post a comment