Alami Kendala Teknis, PBAK Daring Hari Pertama Mendapat Keluhan Maba - Araaita.net

Breaking News

Wednesday, 23 September 2020

Alami Kendala Teknis, PBAK Daring Hari Pertama Mendapat Keluhan Maba

Reporter: Tio, Tiara, Ifa

Editor: Arfan

Nur Kholis, ketua pelakasana PBAK UINSA 2020 saat menjelaskan permasalahan yang terjadi (Doc: Tio/Arta)


AraAita.net – Rabu (23/10) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) mengadakan Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) secara daring untuk pertama kali sejak adanya pandemi covid-19. Program tahunan tersebut dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan aplikasi Zoom Cloud dan disiarkan langsung melalui kanal youtube DakwahTV guna mencegah penyebaran virus Covid-19.


Qurratul Aini sebagai sebagai mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK). Mengeluhkan berbagai kendala yang ia dan beberapa mahasiswa lain alami. Yakni mengenai gangguan suara dan hilangnya tampilan Zoom Cloud atau force closed yang menyebabkan mahasiswa harus login berkali kali. 


“Gambarnya tidak bisa keluar, kadang keluar hitam dan suaranya tidak terdengar. Laptop saya tiba-tiba error, keluar masuk zoom dengan sendiri," ungkapnya.

Tangkap layar: Keluhan mahasiswa baru di kolom Live Chat youtube Dakwah TV 


Nur Kholis selaku ketua pelaksana PBAK UIN Sunan Ampel Surabaya 2020. Membenarkan terkait permasalahan tersebut. Menurutnya, kendala itu terjadi karena masalah eksternal beberapa narasumber yang membuka aplikasi zoom dengan menggunakan handphone dan laptop secara bersamaan, sehingga suara yang dihasilkan saling bertabrakan. 


“Iya permasalahan tadi karena masalah eksternal  beberapa narasumber yang menggunakan zoom di handphone dan laptop secara bersamaan. selain itu, tadi juga terjadi korsleting pada panel yang digunakan Dakwah TV,“ ungkap Nur Kholis. 


Dalam mengatasi permasalahan tersebut panitia sudah menyiapkan tujuh saluran zoom yang bisa diakses untuk menampung seluruh partisipan atau para mahasiswa baru.


“Kita punya tujuh saluran Zoom, apabila ada yang tidak bisa masuk karena penuh salurannya kita sarankan untuk pindah saluran. Kita juga selalu monitor dengan tim pengawas, agar bisa sampai berhasil join. Jika tidak, dengan sangat terpaksa menggunakan live Youtube”, terang pria berkacaca mata tersebut.


Meskipun begitu PBAK pada hari ini telah selesai, dan mahasiswa tampak antusias dan bersyukur karena telah melaksanakan PBAK pada hari ini. 


“Alhamdulillah masih bisa merasakan PBAK meskipun secara online, meskipun sangat susah sinyal, panitia telah memberikan solusi dengan ramah dan baik. Saat terjadi error dipersilahkan melihat live youtube agar tidak ketinggalan informasi,” tutup Qurratul Aini mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

No comments:

Post a comment