Aksi Walk Out 6 ORMAWA saat Kongres ke-XIX KBMFDK - Araaita.net

Breaking News

Sunday, 24 January 2021

Aksi Walk Out 6 ORMAWA saat Kongres ke-XIX KBMFDK

Reporter: Ahmad Abduh Sachiyuddin

Editor: Dede Ramdani


Perwakilan 6 ORMAWA melewati pintu keluar Graha UNSURI. (Dok. LPM Ara Aita/Sachi)

Araaita.net - Sabtu, (23/1) telah berlangsung Kongres Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (KBMFDK) UIN Sunan Ampel Surabaya di Graha Universitas Sunan Giri (UNSURI) Sidoarjo. 


Namun, saat pertengahan acara, perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Red Band, UKM Qosfada, dan UKM Teater Sua, serta perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Komunikasi (Ilkom), HMP Manajemen Dakwah (MD) dan HMP Bimbingan Konseling Islam (BKI) melakukan aksi keluar dari ruang rapat atau walk out.


Hal tersebut diawali oleh Farhan dari UKM Red Band yang mengajukan izin kepada pimpinan sidang untuk meninggalkan forum bersama dengan HMP Ilkom, MD, BKI, dan UKM Qosfada karena dirasa percuma ikut meneruskan sidang. Ia mengatakan kalau diteruskanpun tidak akan ada gunanya jika pimpinan sidang tidak melihat dari sisi HMP dan UKM.


"Buat apa musyawarah bareng HMP atau UKM kalau suara terbanyak tetap dari SEMA dan DEMA?" tegasnya saat diwawancarai kru araaita.net.


Ia juga menambahkan bawasannya Pimpinan Sidang (Pindang) yang bertugas tidak netral, malah memihak satu sisi.


"Menurut saya, seharusnya pindang itu menjadi penengah," tambahnya.


Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) FDK, Fathimatuz Zahro mengatakan bahwa Walkout merupakan hal yang biasa dan sering terjadi dalam dinamika perpolitikan kampus, itu hak setiap peserta, termasuk mereka.


Zahro juga menjelaskan bawasannya KBMF tetap bisa berjalan sampai selesai karena peserta yang tersisa masih memenuhi quorum. Mengacu pada tata tertib persidangan 'BAB V pasal 9, bahwa sidang dinyatakan sah apabila memenuhi quorum, yakni minimal setengah (1/2) lebih satu dari seluruh peserta'.


"Dengan menghitung jumlah peserta yang hadir dikurangi peserta yang walkout, sidang tetap dinyatakan sah," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment