Dulu jadul sekarang gaul - Araaita.net

Breaking News

Wednesday, 9 June 2021

Dulu jadul sekarang gaul

Penulis : Zafira Ubaida Purenitta

Editor : Rafika


Kue putu rasa original


Tuut.. tuut.. tuut.. siapa yang tidak tau dengan bunyi itu?


Ya jajanan tradisional yang terlihat lebih menarik dibanding memilih makanan berat. 


Kue putu, merupakan jajanan yang khas dengan bunyi yang dihasilkan dari proses memasak kue putu. Penjual kue putu mengeluarkan suara yang khas seperti siulan yang tak henti. Suara itu berasal dari uap kue putu yang melewati cerobong asap kecil cetakan kue yang terbuat dari bambu. Cara masaknya yang unik dan berbeda dengan jajanan lain, juga mampu menarik perhatian. 


Cara memasak kue putu ini juga menarik, semua bahan yang sudah dicampur dimasukkan ke dalam lubang bambu atau pipa kecil, panjangnya sekitar  4-5 cm . Kemudian diletakkan di atas lubang kecil khusus yang ada pada alat masak berbentuk kotak terbuat dari besi tipis. Di atas lubang inilah bambu atau pipa berisi adonan putu dimasak dengan uap panas.


Tak hanya unik karena proses membuatnya, namu juga rasa yang dimiliki kue putu ini juga cukup khas dengan campuran rasa gurih yang dihaslikan dari kelapa dan manis dari gula jawa. 

Kue putu dengan varian rasa kekinian
Sumber: Instagram/@bekerjadalamdiam


Dikutip dari laman Wikipedia, kue putu sebenarnya dapat ditemukan di "China Silk Museum". Kue ini dinilai sudah ada sejak 1200 tahun lalu, yakni di Dinasti Ming. Kue putu di masa awalnya dikenal dengan sebutan XianRoe Xiao Long yang berarti kue dari tepung beras butiran kasar berisi kacang hijau atau gula merah yang amat lembut, dikukus dalam cetakan bambu.


Dari zaman dulu kebanyakan warna dari kue putu ini adalah warna putih dari parutan kelapa dan warna hijau dari daun suji yang berisi gula merah. Namun pada tahun 2015 jajanan ini di modifikasi oleh seorang pengusaha dengan menambahkan varian rasa dan warna yang digemari oleh banyak orang di zaman sekarang seperti red velvet, bubble gum, coffe latte,taro dan rasa lainnya.


Pengusaha tersebut tidak lupa untuk selalu menyediakan rasa asli dari kue putu tersebut agar tidak menghilangkan rasa originalnya. 


Kue putu biasanya disajikan dengan  menambahkan parutan kelapa di atas kue putu untuk rasa original dan topping keju untuk rasa lainnya. Penualnkue putu biasanya menjajakan kue ini saat sore menjelang malam, dengan gerobak atau di panggul. 

No comments:

Post a Comment