Heboh BTS Meal Ditengah Pandemi, Ramainya Antrean Jadi Sorotan - Araaita.net

Breaking News

Friday, 18 June 2021

Heboh BTS Meal Ditengah Pandemi, Ramainya Antrean Jadi Sorotan

Penulis : Syifa’ Yahyania Awim Tasya

Editor: Fika KN




Sumber: Google

Beberapa hari yang lalu, viral pemberitaan di media sosial dengan membludaknya pembeli BTS Meal. BTS Meal merupakan menu baru hasil kolaborasi McDonald's dengan salah satu idol grub asal Korea Selatan Bangtan Sonyoendan (BTS). Menu spesial yang berisi burger, kentang, nugget, dan dua jenis saus yakni sweet chili dan cajun serta paper bag berlogokan McDonald's dan BTS ini langsung diburu oleh Army yang merupakan fans BTS ketika dirilis di Indonesia. Harga jual satu menu paket yaitu berkisar Rp. 40.909 untuk ukuran medium dan Rp. 77.273 untuk ukuran dua kali medium (ini belum termasuk Ppn).

 

Pada akhirnya trend ini berhasil diikuti masyarakat dan para penggemar dengan ramai-ramai menyerbu gerai McDonald's dan mempostingnya di media sosial, walau masih dalam masa pandemi. Kerja sama McDonald's x BTS yang menyajikan menu dengan kemasan baru inilah yang membuat mereka rela mengantre untuk mendapatkan menu edisi ini tanpa adanya jarak pembatas. Sampai-sampai pihak berwajib langsung turun tangan memberikan teguran dan pengawasan atas keramaian yang terjadi.

 

Dengan adanya kejadian tersebut bahkan beberapa gerai McDonald's dibubarkan bahkan ditutup oleh aparat seperti yang terjadi pada gerai McDonald's di Jalan Basuki Rahmat Surabaya pada Rabu, (9/6) lalu, hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini terjadi karena banyaknya antrean menyebabkan kerumunan di masa pandemi.

 

Tak hanya terjadi di Indonesia hal serupa juga terjadi di negara tetangga seperti Malaysia. Dimana saat peluncuran hari pertama membuat antrean mengular di Jalan Sanyan, Sibu. Awalnya menu ini hanya bisa di order melalui McDelivery namun karena pesanan yang membludak layanan ini sempat error dan para pembeli memilih untuk mendatangi gerai secara langsung.

 

Berbeda lagi dengan kondisi McDonald's di Dubai, Uni Emirat Arab. Gerai disana tampak sepi, tidak adanya kerumunan. Bahkan terdapat bungkus kemasan limited edition yang kosong itu dibuang begitu saja oleh pegawai McDonald's. Para army sangat menyayangkan hal ini, padahal ada yang sampai bungkus yang digunakan untuk mengemas menu makanan tersebut dijual kembali dengan harga yang lumayan fantastis dari harga sebelumnya yaitu berkisar jutaan rupiah.

 

Dengan adanya kolaborasi menyebabkan para ‘army’, yang notabene sangat fanatik dan antusias menggemari BTS, bertindak impulsif dan agresif. Kefanatikan ini bisa mengarah kepada hal yang baik ataupun yang buruk. Nah perilaku ini ditunjukkan secara berlebihan sebab ketertarikan dengan apa yang mereka yakini. Dimana terdapat kecanduan yang biasanya

rasa keinginan yang tidak masuk akal.

 

Sikap inilah yang patut disadari untuk mencegah hal buruk yang dapat terjadi. Bruce Alexander sebagai seorang psikolog juga mengungkapkan bahwa fanatisme punya konteks yang hampir sama dengan kecanduan sehingga seseorang yang kecanduan sesuatu akan bisa bertindak irasional dan tidak lagi mampu mengkritisi terhadap perilakunya dan apa yang terjadi.

 

Jadi, Walaupun pada kenyataannya trend merupakan hal yang tidak dapat terelakkan bagi para penggemar suatu budaya tertentu, hal yang paling utama semasa pandemi seperti: mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) hendaknya tidak disepelekan sehingga keadaan dapat dikendalikan dengan tertib dan tidak membuat kekacauan yang merugikan.

 

No comments:

Post a Comment