Empat Langkah Tangani Stres Ketika Skripsi Menurut Mizan - Araaita.net

Breaking News

Friday, 9 July 2021

Empat Langkah Tangani Stres Ketika Skripsi Menurut Mizan

Penulis : Anun

Editor : Fika


Narasumber dan moderator di acara Skrip Talk

Araaita.net - Skrip Talk hari kedua dilaksanakan pada Kamis, (8/7) melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini digelar oleh Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Ampel Surabaya dengan tema "Strategi Merampungkan Skripsi Tanpa Tekanan (Stres) Di Masa Pandemi". Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan peraih beasiswa LPDP pascasarjana IIS-BKI UIN Sunan Kalijaga, Moh. Mizan Asrori sebagai salah satu narasumber. Dalam kesempatannya, Mizan membagikan cara mengatasi tekanan (stres) saat mengerjakan skripsi.


Alumnus Bimbingan Konseling Islam (BKI) ini mengatakan jika banyak mahasiswa ketika proses skripsi mengalami stres. Sehingga Mizan menyampaikan 4 cara yang menurutnya dapat dilakukan agar stres ketika proses mengerjakan skripsi dapat diminimalisir. Pertama, mendesain ruang belajar.Mengatur suasana dapat mengurangi stres karena mendapatkan kenyamanan diruang tersebut. 


"Jika stres menjadikan kita lebih bersemangat dalam merampungkan skripsi itu positif, tapi kalau berdampak kearah negatif bisa depresi," jelasnya.


Kedua, manajemen waktu. Mahasiswa harus pintar-pintar mengatur dan membagi waktu antara mengerjakan skripsi dengan hal-hal lainnya. Menentukan skala prioritas dapat mengetahui batasan-batasan dari kemampuan diri sendiri. Hal-hal yang dapat dilakukan menurut Mizan seperti membuat to do list dan mencari referensi.


"Buat jadwal, nyari referensi kapan, jadi hari ini tau mau ngapain," ungkapnya.

Screenshot peserta acara di zoom

Ketiga understand yourself. Understand yourself berarti mampu memahami passion dan kelebihan diri sendiri. Sehingga mahasiswa dapat mengambil topik skripsi yang sesuai dengan kemampuan dirinya sendiri dan sesuai yang dirinya inginkan.


"Seperti pilihan topik skripsi sesuai hal yang disukai," tambahnya.


Keempat me time. Mahasiswa harus mengusahakan selalu punya waktu untuk diri untuk me-refresh otak. Untuk mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi istirahat adalah sesuatu yang penting.


"Ada waktu untuk diri sendiri seperti liburan ataupun istirahat dengan tidak berfikir skripsi diwaktu tertentu," tutur laki-laki berbaju biru itu.


Dalam presentasinya, Mizan mengatakan bahwa salah satu penyebab stres saat mengerjakan skripsi karena informasi negatif yang tersampaikan pada mahasiswa yang berasal dari kakak kelas ataupun teman yang sudah menghadapi proses terlebih dahulu. Seperti dosen pembimbing yang slow respon, dosen penguji yang galak ataupun hal lain. 


"Menyebarkan pengalaman buruk saat skripsi memang sah - sah saja, namun itu dapat berdampak pada psikologis tanpa kita sadari," terang peraih beasiswa LPDP santri. 


Mizan juga menambahkan jika stres ketika proses mengerjakan skripsi terjadi karena adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang sering terjadi antara lain yakni, motivasi yang kurang, perfeksionis, dan tekanan seperti keinginan lain dari diri sendiri. Sedangkan faktor eksternalnya yaitu relasi, perpustakan tutup, kesehatan, dan lingkungan.


"Jika stres menjadikan kita lebih bersemangat dalam merampungkan skripsi itu positif, tapi kalau berdampak kearah negatif bisa depresi," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment