Insecure Ludeskan Kepercayaan Diri, Bersyukurlah Dengan Diri Sendiri - Araaita.net

Breaking News

Tuesday, 7 December 2021

Insecure Ludeskan Kepercayaan Diri, Bersyukurlah Dengan Diri Sendiri

Penulis : Asri Fatkhiya Prasasti 

Editor : Arika Anggraeni


Sumber foto : Pinterest 

Istilah insecure bukan menjadi hal baru dikalangan milenial. Insecure adalah perasan yang muncul pada diri seseorang berupa kegelisahan, rasa tidak percaya diri, hingga rasa malu dengan diri sendiri. Menurut Atika Dian Ariana, Spsi.,M.Sc. seorang dosen Psikologi Universitas Airlangga menjelaska bahwa insecure merupakan perasaan tidak aman, tidak mampu, serta tidak yakin terhadap kemampuan diri sendiri sehingga memicu ketakutan, kecemasan, atau emosi negatif sejenis.


Insecure mengarah kepada rasa tidak yakin atau tidak percaya diri yang timbul akibat beberapa hal yang sedang ia alami seperti kegagalan, kecemasan sosial, tuntutan perfeksionisme. 


Insecure akan menjadi hal yang baik jika dijadikan pendorong untuk terus berkembang. Namun disisi lain, insecure dapat membuang energi dan waktu jika hanya menimbulkan ketidak yakinan secara terus menerus. 


Hal ini normal tejadi pada semua orang, akan tetapi perempuan lebih cenderung sering insecure dibandingkan laki-laki karena memang perempuan lebih mengutamakan berfikir dengan perasaan dibanding dengan logika. 


Perempuan memiliki banyak tuntutan sosial seperti harus bisa memasak yang enak, bisa berdandan yang cantik, dan lain sebagainya. Tuntutan-tuntutan sosial seperti itulah yang sering membuat perempuan menjadi tidak percaya diri. 


“Dulu kamu cantik, kok sekarang lebih cantikan dia?” atau “dulu kurus kok sekarang gendutan?”. Ungkapan yang membanding-bandingkan seperti itulah yang membuat rasa insecure muncul. Tuntutan-tuntutan sosial yang mengarah ke body shamming inilah yang sering membuat kurangnya ketidak percayaan diri pada perempuan. Tidak hanya tentang fisik, banyak hal lain yang sering dijadikan bahan perbandingan seperti masalah pekerjaan, kecerdasan, ketangkasan dan lain sebagainya. 


Terlalu sering insecure dapat menyebabkan seseorang stress yang juga dapat menimbulkan masalah. Terganggunya produktivitas dan kesehatan merupakan beberapa dampak yang timbul akibat stress yang disebabkan oleh seringnya insecure. Mereka akan lebih rentan mengalami kegelisahan, rasa tidak percaya diri, sedih yang berkelanjutan sehingga mereka tidak mampu berdamai dengan dirinya sendiri seperti “Ah aku memang tidak berguna”. 

 

Hindari kebiasan insecure dengan mengobah pola pikir menjadi positif, berhenti menyalahkan diri sendiri dan berilah self reward atas capaian yang telah didapat. 


Self reward adalah istilah yang menandakan bahwa seseorang bersyukur serta mengapresiasi hasil yang telah mereka capai waluapun bai orang lain hasil tersebut tidak seberapa. Self reward akan berdampak positif yang besar jika dilakukan. Dikarenakan self reward sebagai bentuk menghargai diri sendiri maka secara tidak sadar pun diri kita akan merasakan kebahagiaan. 


Sejatinya setiap seseorang harus mampu mengendalikan pikiran mereka agar tidak insecure. Dengan itu maka akan membantu mereka terhindar dari rasa ketidak percayaan yang bekepanjangan 


No comments:

Post a Comment